supermoon teristimewa sejak 1948


Bersiaplah.. malam ini Supermoon paling istimewa sejak tahun 1948 akan terjadi Senin (14/11/2016) malam.

Bulan akan tampak 14 persen lebih besar daripada saat berada pada titik terjauh dari bumi. Beberapa dari Anda, karena faktor usia, mungkin takkan menyaksikan supermoon sebesar besok.

Supermoon – atau dalam astronomi dikenal dengan bulan perigee – terjadi kala bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi. Jarak rata-rata bumi dan bulan sendiri sekitar 384.400 kilometer.

Orbit bulan mengelilingi bumi berbentuk elips sehingga jarak bumi dan bulan bervariasi. Kadang, bulan berada pada titik terjauh (apogee) dan kadang berada pada titik terdekat (perigee).

Ratusan supermoon telah terjadi sejak tahun 1948. Namun supermoon yang akan terjadi besok termasuk paling istimewa karena merupakan salah satu yang terbesar.

“Supermoon besok terbesar kedua sejak Indonesia merdeka,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa, Thomas Djamaluddin.

Thomas menguraikan, sejak Indonesia merdeka hingga saat ini, ada dua supermoon yang istimewa dilihat dari sisi ukurannya.

Supermoon tahun 1948 merupakan yang paling istimewa karena merupakan yang terbesar hingga saat ini. Saat itu, jarak bumi dan bulan mencapai 356.461 kilometer.

Sementara besok, jarak bumi dan bulan adalah 356.500 kilometer. Perbedaan ukuran antara supermoon besok dengan tahun 1948 sangat sedikit mengingat jarak bulan pada kedua waktu itu hanya selisih 39 kilometer.

Astronom komunikator dari Langitselatan, Avivah Yamani, mengungkapkan, supermoon pada tahun 1948 dan besok hanya akan kalah dengan supermoon tahun 2034.

Avivah mengatakan bahwa pada tahun 2034, jarak bumi dan bulan akan mencapai 356.448 kilometer.

Jarak bulan dan bumi pada tahun 2034 akan menjadi yang terdekat dalam abad 21. Jadi, supermoon saat itu akan menjadi yang terbesar sepanjang abad 21.

Meskipun demikian, Avivah mengatakan bahwa perbedaan ukuran supermoon tahun 2034 dan 2016 juga sangat sedikit. “Cuma 0,2 persen lebih besar,” katanya.

Supermoon besok bisa dilihat dari manapun di penjuru Indonesia. Tak perlu alat bantu untuk mengamatinya. Syarat keteramatannya hanya cuaca yang cerah.

Siapa pun yang ingin menyaksikannya bisa langsung menengadahkan kepala setelah senja tiba. Teropong bisa dipakai bila ingin mengamati permukaan bulan lebih detail.

Berulang kali supermoon dikaitkan dengan kejadian bencana. Jadi, bila besok beredar berita yang mengaitkan supermoon dengan bencana, jangan mudah percaya.

Supermoon memang bisa memicu pasang lebih tinggi dan memengaruhi aktivitas geologi seperti purnama biasa. Namun, bukan berarti supermoon sama dengan bencana.

kita cuma perlu waspada, jangan sampai melalkukan hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri… selamat menyaksikan supermoon, mungkin ditemani pasangan lebih seru+ secangkir kopi atau teh pastinya… 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s